Skip to main content

Portofolio Jurnalisme Dakwah






Identitas Diri:

Nama   : Robby Agustian

Tempat, Tanggal Lahir : Sukabumi, 18 Agustus 1999

Alama : Kp. Cimanggu, Desa. Kabandungan, Kec. Kabandungan, Kab. Sukabumi – Jawa Barat 43368

Agama  : Islam

Kewarganegaraan  : Indonesia

Email   : robbyags99@gmail.com



Kesan Untuk Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah UIN SGD Bandung

Semenjak saya masuk semester tiga, baru kali ini saya dihadapkan dengan mata kuliah yang benar-benar membuat saya kewalahan. Setiap minggu dituntut untuk menyetorkan sebuah tugas, mulai dari membuat opini, berita, sampai videogram.

Yang membuat saya frustasi adalah dari sekian banyak opini yang saya buat untuk dikirimkan ke media cetak, tidak satupun ada yang sudi memuatnya. Sedih memang! Tapi disinilah saya mengerti akan kesabaran dan keikhlasan. Tetapi disamping itu, terdapat sebuah pelajaran yang saya ambil. Berhubung cita-cita saya ingin menjadi bagian dari sebuah kru di stasiun televisi, maka pelajaran yang saya ambil adalah memenuhi tugas dalam tekanan deadline.

Kekurangan dan Kelebihan Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah

Dr. Uwes Fatoni, M.Ag (Dosen pengampu mata kuliah jurnalisme dakwah) mengangkat metode perkuliahan seperti ini bagus untuk menuntut mahasiswanya untuk selalu produktif, tetapi di sisi lain juga hal ini mempengaruhi psikologi mahasiswanya. Karena, disamping tugas-tugas yang diberikan beliau, mahasiswa juga harus memikirkan tugas-tugas dari mata kuliah lain.

Dari sekian banyak variasi tugas yang beliau berikan, saya sangat suka saat mengerjakan tugas videogram. Karena saya sangat suka berkutat dengan komputer khususnya editing video, dan ini juga merupakan sebuah ajang untuk melatih dan menambah wawasan mengenai skill edit video.

Sebagai kata penutup, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Dr. Uwes Fatoni, M.Ag. karena beliau rela membimbing saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Berkat beliau dan tentunya atas izin Allah SWT, saya bisa mengetahui dan belajar ilmu baru.

Target Selama Perkuliahan Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah

Target mata kuliah: Melatih otot menulis supaya tidak kaku saat membuat tulisan, mengikuti perlombaan kepenulisan, dan menambah wawasan terhadap dunia jurnalis.

Target yang saya capai: Mengikuti perlombaan essay tingkat nasional. Walaupun tidak memenangkan juara, tapi saya bangga untuk bisa ikut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut.

Target untuk jangka panjang: Aktif dalam dunia kepenulisan, memudahkan saya untuk ikut bergbung dalam sebuah media, baik itu media cetak maupun televisi.

Karya Yang Dihasilkan Selama Mengikuti Pembelajaran

1.      ‘Kalau Air Sudah Merajuk, Habislah Kita’ dikirim ke Media Indonesia (12/09/2018). Opini.
2.      ‘Komentarmu Harimaumu’ dikirim ke Media Indonesia (19/09/2018). Opini.
3.      ‘Kampanye Yes! Hoax No!’ dikirim ke Media Indonesia (27/09/2018). Opini.
4.      ‘Hidup Diambang Bencana’ dikirim ke Media Indonesia (05/10/2018). Opini.
5.      ‘Nasib Pilu Masyarakat Palu’ dikirim ke Media Indonesia (13/10/2018). Opini.
6.      ‘Nasib Transportasi Tua Tertelan Zaman’ dikirim ke Republika (16/10/2018). Opini.
7.      ‘Berhati-hati Terhadap Sindrom Patah Hati’ dikirim ke Kompas (23/10/2018). Opini.
8.      Ust. Hasyim: Baru-Baru Ini Masjid Al-Hudrarie Ramai Pengajian’ (04/11/2018). Berita.
9.      ‘Ustadz Tidak Hadir, Ibu-ibu Pengajian Masjid Al-Hudharie Adakan Pengajian Sendiri’ (11/11/2018). Berita.
10.  Moderasi Eliminasi Sikap Ekstrim Pemahaman Beragama’ Tulisan essay PTKI se-Indonesia.
11. Videogram ‘Rasulullah Sebagai Suri Tauladan Yang Baik’ link akses: https://www.instagram.com/p/BrbwtYLBza-/ 
12.  Videogram ‘Senyum Dan Ibadah’ link akses https://www.instagram.com/p/Br5GJ0yBJXL/ 
13.  Resensi Buku Sosiologi Islam - Transformasi Sosial Berbasis Tauhid’ karangan Dr. H. Agus Ahmad Safei, M.Ag. Link akses: https://misterkaktus.blogspot.com/2018/12/resensi-buku-sosiologi-islam.html

Oleh: Robby Agustian

Comments

Popular posts from this blog

Kalau Air Sudah Merajuk, Habislah Kita!

Oleh: Robby Agustian Air diibaratkan seperti wanita, yang seperti kata kaum laki-laki “kau adalah permata hatiku, ku tak sanggup hidup tanpamu” . Artinya, air adalah elemen penting dalam kehidupan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Tanpa air, semua makhluk hidup yang ada di bumi akan mati. Tanpa air manusia bisa kehausan. Tanpa air, hewan juga akan kehausan. Dan tanpa air tumbuh-tumbuhan akan layu dan kering  hingga kemudian mati. Maka dari itu, masalah air adalah masalah serius dan masalah yang menyusahkan karena air adalah elemen yang takkan bisa tergantikan. Sama halnya seperti wanita, air juga gampang sekali marah dan merajuk. Contohnya bila kita membuang sampah sembarangan, maka air akan marah dengan cara datangnya banjir. Sementara itu di Indonesia, dalam setahun hanya terjadi dua musim. Yakni musim penghujan dan musim kemarau yang dibagi masing-masing enam bulan sekali. Bila musim kemarau datang, disitulah air akan merajuk dan susah untuk ditemui. Nah, itulah yang dise...

Sang Penyebar Informasi

Oleh: Robby Agustian Informasi merupakan hal yang sangat kita kejar, tanpanya kita akan terasa terasingkan, tertinggal pembaharuan. Informasi memberi pengaruh besar terhadap masyarakat dan merupakan aset yang berharga. Barangkali karena di satu waktu, kita membaca istilah wartawan, lalu di waktu yang lain, kita mendengar julukan jurnalis. Apa sih bedanya? Kebingungan tersebut bisa dimaklumi, khususnya jika kita tak pernah bersentuhan dengan bidang jurnalistik secara langsung. Nah, wartawan atau jurnalis sebenarnya orang yang melakukan kegiatan jurnalistik seperti meliput peristiwa dan menuliskan atau melaporkannya melalui media massa. Inilah agen-agen yang senantiasa menyebarkan informasi berupa berita dan sejenisnya kepada kita. Banyak diantara kita yang berpikiran bahwa wartawan dan jurnalis itu berbeda, tentu saja tidak. Meskipun sama, namun keduanya memiliki makna yang berbeda. Jurnalis  memiliki makna yang lebih luas dibanding wartawan, karena jurnalis itu meliputi ...

Modern Dalam Pandangan Islam

Oleh: Robby Agustian Islam dan masyarakat modern, selama ini selalu menjadi isu yang menarik untuk diperbincangkan. Bagi masyarakat muslim, Islam bukanlah sekedar sebagai agama yang teraktual dalam serangkaian ritual ibadah atau pengakuan pemeluknya akan keyakinan terhadap Allah swt sebagai Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Pencipta seluruh alam semesta. Islam dengan sumber utamanya Alquran dan Hadits juga menjadi pedoman hidup (way of life) bagi seluruh pemeluknya dalam berkehidupan. Islam memuat nilai-nilai kehidupan untuk menjaga keseimbangan dalam relasi suci antara diri (manusia) hubungannya dengan Allah swt dan alam semesta. Islam adalah agama untuk setiap zaman di belahan dunia manapun. Prinsip-prinsip nilai Islam merupakan prinsip nilai kehidupan tentang kebaikan dan keutamaan yang tidak akan lekang di makan zaman. Prinsip nilai Islam tidak akan mengantarkan umat pada jalan kesesatan selama setiap umat berpegang teguh dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Istilah ...